Jumat, 07 Desember 2012

jadwal latihan

JADWAL PEMAKAIAN GEDUNG SERBAGUNA KHUSUS BULU TANGKIS MALAM HARI NO WAKTU NAMA CLUB KETERANGAN 1. MALAM SENIN JANGKAR CLUB 2. MALAM SELASA 3. MALAM RABU 4. MALAM KAMIS SIMPANG CLUB 5. MALAM JUM’AT 6. MALAM SABTU 7. MALAM MINGGU PERHATIAN !!! 1. DIHARAPKAN KEPADA MASING - MASING CLUB UNTUK MENGISI JADWAL PADA KOLOM YANG KOSOSNG DIATAS 2. SETELAH DIISI OLEH MASING-MASING CLUB AKAN DITETAPKAN OLEH KOORDINATOR GEDUNG 3. DIHYARAPKAN KEPADA CLUB YANG BERMAIN AGAR MENJAGA FASILITAS GEDUNG AGAR TIDAK RUSAK 4. DEMIKIAN UNTUK DIPERHATIKAN ATAS BANTUAN DAN KERJASAMANYA DISAMPAIKAN TERIMA KASIH SEMUNTAI, 23 APRIL 2010 KOORDINATOR GEDUNG

BIMTEK SEKALIGUS PILIH PENGURUS APDES PASER

Bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh Kepala Desa, Ketua BPD dan Bendahara Desa se Kabupaten Paser di Jakarta yang dibuka secara resmi oleh Bupati Paser HM Ridwan Suwidi dititkberatkan pada tata kelola pemerintahan dan keuangan desa yang diharapkan menjadi reperensi dalam pengelolaan pemerintahan desa bagi kepala desa dan ketua BPD serta pengelolaan keungan yang baik bagi bendahara desa. Hal tersebut diselaraskan dengan adanya pengelolaan keuangan desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD) sehingga kedepan diharapkan pengeloaan pemerintahan desa khususnya keungan desa lebih afaktif dan efisien. Meskipun pelatihan tersebut belum dianggap cukup namun sebagai langkah awal dalam administrasi sudah memadai dan tentunya pelatihan bagi aparat desa perlu ditingkatkan sebagai peningkatan sumber daya manusia pelaksana desa. Hasil lain dari bimtek tersebut adalah terpilihnya kepengurusan asosiasi perangkat desa (apdes) kabupaten Paser periode 2010 - 2013. Setelah proses pemilihan yang cukup alot dengan berbagai interupsi akhirnya disepakati dengan proses pemilihan langsung. Pemilihan pengurus perkumpulan perangkat desa tersebut langsung disaksikan oleh Kepala Kantor PMD Paser Katsul Wijaya dan Ketua Asosiasi BPD Paser serta telah menghasilkan kepengurusan sebagai berikut : Ketua Umum : Yairus Pawe ( Kepala Desa Kayungosari ) Wakil Ketua : Helyas ( Kepala Desa Rantau Panjang ) Sekretaris Umum : Jamin ( Kepala Desa Sungai Terik ) Wakil Sekretaris : Suherman Jaya ( Kepala Desa Damit ) Bendahara : Herman ( Kepala Desa Muara Toyu ) Dengan terbentuknya kepengurusan Apdes yang baru ini diharapkan para perangkat desa memiliki persepsi yang sama dan sekaligus sebagai wadah perkumpulan untuk menyalurkan kepentingan desa agar lebih maju kedepan. Apdes harus kritis dan tanggap untuk kemajuan pembangunan di pedesaan. Bagi pengurus apdes yang baru ini agar dapat melanjutkan program pengurus apdes yang lama sehingga terjadi kesinambungan dan memiliki program kerja yang mementingkan kepentingan desa. Sehingga pembangunan kede;pan dititkberatkan kepada pembangunan yang memihak kepada masyarakat dipedesaan. Penulis SARDANI, SP Koordinator Bagian Humas Apdes Paser

KANTOR SATU ATAP DESA SEMUNTAI BERATAP TERPAL




Kantor desa Semuntai terletak di Jl. Pangeran Panji desa Semuntai merupakan jalan lintas provinsi dan merupakan desa paling selatan kecamatan Long Ikis tepatnya tanggal 17 Agustus 2010 beratap terpal. Hal tersebut dilakukan mengingat cuaca yang tidak menentu dengan tujuan mengamankan bangunan terutama kayu agar tidak cepat rusak. Namun masalah utamanya adalah karena tidak cukupnya dana dan bila menunggu bantuan dari pemerintah atau perusahaan lambat laun bangunan akan rusak. Sebagai contoh pembangunan puskesmas pembantu (pusban) desa Semuntai yang dibangun tahun 2009 lalu sampai saat ini belum ada tandaa-tanda apakah dilanjutkan atau tidak namun yang jelas banyak sisi bangunan yang rusak.
            Menurut kepala desa Semuntai Sardani, SP atap kantor satu atap (gabungan kantor Desa, BPD, LPM dan PKK) desa Semuntai semula kita rencanakan atap daun nipah namun kesulitan dalam menggantinya maka inisiatifnya adalah terpal, sampai kapan ini berlaku tentunya menunggu ada dana.

Minggu, 25 November 2012

BAGAIMANA INI ???

TERANCAM :Truk-truk yang bermuatan batu bara, kini hilir mudik di jalur poros Kuaro-Batu Sopang. Beban berat yang diangkut truk-truk ini, dikhawatirkan bisa merusak kondisi jalan.
 
TANA PASER – Jalan poros selatan Kaltim yang baru dibenahi beberapa bulan terakhir, dengan gelontoran dana puluhan miliar rupiah dari APBN, terancam tak akan bertahan lama. Bagaimana tidak, baru sedikit mulus, terlihat beberapa truk yang mengangkut hasil tambang di Paser,  kembali melintas.
 
Seperti yang didapati Kaltim Post Selasa, (20/11) kemarin. Beberapa truk yang memuat batu bara melintas dengan cara konvoi. Selain terlihat mengangkut beban berat, juga pengendaranya ugal-ugalan hingga membahayakan pengguna jalan lain.
 
Dari pengakuan beberapa warga yang tinggal di perbatasan poros Kuaro-Batu Sopang, dalam beberapa minggu terakhir, mereka melihat beberapa truk dengan berpenutup bak, hilir mudik di jalur yang mengubungkan Kaltim-Kalsel tersebut.
 
“Kayaknya sih batu, karna berat banget dan ditutup terpal,” tutur Riswan pada Kaltim Post.
 
Senada, Susianto warga Tanah Grogot yang sering melintasi poros selatan Kaltim juga membenarkan ia banyak terlihat truk bertutup terpal yang diduga mengangkut hasil tambang itu.  “Bagaimana mau beres jalanan Kaltim kalau yang lewat banyak kendaraan tambang. Kalau dibiarkan sampai kiamat juga tak bakalan selesai soal jalan Kaltim yang banyak rusak,” tuturnya.
 
Santo, panggilan akrabnya menambahkan, sebagai masyarakat yang banyak aktifitas di jalan, sangat menyayangkan jika hal ini terus dibiarkan. “Yang mestinya lebih berhak menikmati kenyamanan saat berkendara adalah masyarakat. Bukan perusahaan. Kasihan masyarakat kalau banyak kecelakaan akibat banyak jalan rusak,” tuntasnya sembari berharap ada tindakan pencegahan dari Dinas Perhubungan dan pihak terkait. (nan/ind)

Sabtu, 20 Oktober 2012

Kecamatan : Long Ikis Koordinator : Sardani, SP NO NAMA DESA NAMA PESERTA 1. Akhmad Syahrudin Suseno 2. Mutrohim 3. Imam Chomari Zamah 5. Sumardi 6. Wiryo Dirjo 7. Adi Sadiantoro 8. Sampun 9. Sidar 10.Asbullah 11.Dedy Aryudiyanto 12.Norhan 13.Gude. T 14.Absarudin 15.Hironjimus Hamo 16.Ignasius Wengin Wato Witak 17.Ramblansyah 18.Kako Eddyansyah 19.Jumangin 20.Suparno Sulistiyanto 21.Hadi Sirwoko 22.Fransiskus Wuring 23.Sarwono 24.Zaini 25.Karno 26.Eka Rahmiani 27.Ahyar 28.Abdul Azis 29.Arifudin 30.Samri 31.Hamidah (tiket pulang aja) 32.Aliyadi 33.Selamat Butar Butar

Rabu, 26 September 2012

2013, ADD 1 M

TANA PASER - Bupati Paser HM Ridwan Suwidi mengatakan, sebagai unsur terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Pemerintahan Desa (Pemdes) mempunyai kedudukan dan peran yang sangat strategis. Atas dasar pemahaman itulah, maka Pemkab Paser setiap tahun terus meningkatkan perhatian terhadap pembangunan pedesaan. Berbagai kebijakan strategis telah dirumuskan dan dilaksanakan, diantaranya pemekaran desa yang bertujuan menumbuhkan pusat pertumbuhan baru dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Selanjutnya, peningkatan anggaran dan Alokasi Dana Desa (ADD) dan bantuan keuangan kabupaten untuk pemerintahan desa. Insya Allah, pada tahun anggaran 2013 nanti, ADD untuk tiap desa rata-rata akan mencapai Rp1 miliar,” ungkap Bupati Ridwan Suwidi. Selain itu, Pemkab Paser juga membantu kendaraan operasional, baik roda dua maupun roda empat untuk kepala desa (Kades), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Badan Perwakilan Desa. “Tidak hanya itu, Pemkab Paser juga memberikan peningkatan kewenangan kepada pemerintahan desa. Dengan meningkatnya anggaran desa , secara langsung pemerintahan desa diberi kewenangan untuk merencanakan dan melaksanakan sendiri seluruh programnya,” jelas Bupati. Pemerintahan desa juga diberikan kewenangan untuk melakukan pengawasan proyek-proyek kabupaten yang ada di desa. Pembayaran, hanya akan dibayarkan apabila kades turut menyatakan, bahwa proyek telah selesai sesuai perencanaan. Kebijakan strategis lainnya yang diberikan kepada pemerintahan desa adalah penyelenggaraan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM). Menurut Bupati, hal mendasar yang perlu dipahami bersama, bahwa PNPM adalah program nasional, namun dari segi pembiayaan lebih dari 50 persen berasal dari APBD Kabupaten Paser. “Yang lebih penting lagi untuk diketahui, bahwa anggaran pembangunan untuk pembangunan infrastruktur wilayah kecamatan dan desa setiap tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” tandas Bupati saat menyampaikan sambutan pada pelantikan Kepala Desa (Kades) Pasir Mayang dan Kades Keluang Paser Jaya di Pendopo Kabupaten, Senin (19/9) lalu. Menurut Bupati, selain enam kebijakan tersebut, masih banyak lagi program yang dilaksanakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang sasarannya untuk pemberdayaan masyarakat desa, seperti sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan pendidikan.(hh/ind)

KABUPATEN PASER TENGAH

TANA PASER - DPRD Kabupaten Paser tepati janji kepada tim sukses Pemekaran Kabupaten Paser Tengah dengan menggelar rapat, Senin (24/9) lalu. Rapat yang digelar atas permintaan tim sukses Pemekaran Kabupaten Paser Tengah itu digelar di ruang Bapekat gedung DPRD Paser dipimpin Wakil Ketua DPRD Paser Drs H Azhar Bahruddin MAP. Selain itu, hadir sejumlah anggota DPRD Paser, diantaranya H Nasir Eva Merukh, Supian, Dody Satwika Nasution, Achmad Fauzy, Syamsuddin Cukur, HM Robert Saragih, H Hudriansyah Syarkawi, Supaiman, Samani dan H Amiruddin. Sedang dari Pemkab Paser, selain Wakil Bupati Paser H M Mardikansyah SH MAP juga tampak Asisten I Bidang Pemerintahan Setkab Paser Drs H Heriansyah Idris serta pejabat dari Bagian Pemerintahan Setkab Paser, Bappeda serta BPMPD Kabupaten Paser. Menurut Azhar Bahruddin, rapat yang dilaksanakan DPRD Paser merupakan tidaklanjut dari hasil pertemuan sebelumnya,dimana tim sukses pemekaran Paser Tengah menginginkan adanya rapat lanjutan dengan menghadirkan pejabat dari Pemkab Paser. “Alhamdulillah, rapat yang kita laksanakan hari ini adalah merupakan bukti kalau DPRD Paser menepati janji,” ungkap Azhar. Menurut Azhar, proses pemekaran Kabupaten Paser Tengah tetap berlanjut dan DPRD Paser berkomitmen untuk tetap mengawal dan mendorong pihak pemerintah daerah untuk memproses lebih lanjut. “Saran untuk membuat tim terbatas dari anggota tim pemekaran kabupaten ini perlu dipertimbangkan dengan alasan mempermudah gerak dalam melakukan jalinan komunikasi diantara tim sukses dengan pemerintah dan dewan,” kata Azhar. Dalam pertemuan yang berlangsung dinamis itu menghasilkan 4 butir kesepakatan yang ditandatangani Wakil Bupati Paser HM Mardikansyah, Wakil Ketua DPRD H Azhar Bahruddin, ketua Tim Sukses Pemekaran serta perwakilan 5 kecamatan yang diusulkan masuk dalam Kabupaten Paser Tengah. Empat butir kesepakatan itu, antara lain presentasi kajian pemekaran Paser Tengah dilakukan segera atau paling lambat akhir bulan Oktober 2012. Selanjutnya, anggaran presentasi kajian pemekaran Kabupaten Paser Tengah akan dianggarkan pemerintah daerah pada APBD P 2012. Sedang butir lainnya, bahwa pemerintah agar segera mengeluarkan persetujuan Pemekaran Kabupaten Paser Tengah berdasarkan kajian yang telah ada serta Tim Pemekaran berkumpul dan mengkordinasikan kelanjutan proses pemekaran Kabupaten Paser Tengah. “Dengan adanya hasil pertemuan ini diharapkan kepada pemerintah harus dapat bersikap tegas dalam menyikapi terbentuknya Kabupaten Paser Tengah ini dan agar secepatnya menagendakan presentasi terhadap kajian pemekaran Kabupaten Paser Tengah” imbuh Azhar dalam kafasitas sebagai Wakil Ketua DPRD Paser sekaligus pimpinan rapat.(hh/adv)